Kulo

Wibisono Sastrodiwiryo.

Asal: Punggawan, Solo
Lahir: RS Sanglah, Denpasar 73
Status: mbujang
Kerjaan: Mpu Maya
Pusaka: Kyai PHP, Kyai MySQL dan Kyai Linux
Alamat: nDalem Pondokopian
Sekolah: Kampus Perjuangan (MTI UI)
Ibu: Ni Made
Bapak: Den Sepuh

Profilku diberbagai tempat:

Iseng iseng bikin Freeware

Nulis juga di Blog lain

73 responses to “Kulo

  1. Pak, nice blog…🙂
    Salam kenal. [TH].

  2. kulo nuwun den
    Solo yo ????
    Pareng den

  3. @Hardjono, salam kenal? kan udah kenal, mas Hardjono yang ahli teknologi informasi dari Silicon Valey itukan? wah siapa yang gak kenal sampeyan… harusnya saya yang bilang salam kenal😉

    @regsa, inggih denmas, janjane kulo meniko nggih wong solo, pareng denmas

  4. Mas, kepareng nderek maos nggih.
    Kaliyan nderek nepanganken, kulo tiyang jogja, celak to?

  5. Salam kenal. Saya kagum dengan tulisan Anda tentang Djelantik. Terusa terang, membantu saya yang tak tahu banyak tentang Bali.

    Teguh

  6. ardians

    Mas, Blog-mu apik tenan. Sinaune piye ya?

  7. @sigid, sumanggaaken mas, leres.

    @teguh santosa, sayapun tidak lebih sepanjang usaha menangkap realitas Bali dari sisi saya saja.

    @ardians, kulo niki kedah sinau piyambak mas, menawi wonten lepat dening sastra tulisan nggih nyuwun pangapuro.

  8. blogkeimanan

    saya suka budaya…
    makanya saya suka blog ini,😀

    Artikel-artikelnya TOP banget, salut…*jempol

    Lam kenal…

  9. farah

    Saya suka tulisannya mas, kebetulan baca salah satu cerita dari pesta blogger di milis mediacare, dan kesambung ke blognya mas-nya…
    very nice..

  10. Bagus sekali blognya, simple tapi padet…
    salam kenal…

  11. Kulonuwun…
    Wah saya jg ikut ngefans nih mas, boleh kan?
    Lam kenal

  12. @blogkeimanan: terimakasih mas Keimanan, salam kenal juga.

    @farah: mediacare.. hmm tuh milis hiruk pikuk banget yah, banyak yang gak jelas juga hehehe, tapi banyak juga yang baik seperti mbak Farah ini.

    @mirws: terimakasih mas Sena, salam kenal juga.

    @khema: maturnuwun mbak Khemakalyani, saget, lam kenal.

  13. peoplewithoutfuture

    saya baru baca tulisan2 mas.

    bagus2. salam kenal y…. .

    sekali2 boleh reply dunk

  14. mas, saya link ya blog nya?! boleh ga??

  15. Sandra

    halo Mas Wibi, saya tertarik dengan isi posting anda dan ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan. bisa tolong hubungi saya japri lewat alamat email saya secepatnya? terima kasih.

  16. @peoplewithoutfuture: nah ini sudah direply🙂

    @mirws: monggo mas Sena

    @Sandra: mau tanya postingan yang mana yah? kan banyak, ok sekarang tak email.

  17. Ade

    salam kenal….
    gw juga punya ketertarikan yang besar pada kebudayaan…jadi budayawan pengen sih, tapi kayaknya masih jauh deh, hehe
    baca-baca idenya orang aja:D

  18. Dony P Herwanto

    lam kenal saya dony dari ngawi. tapi 5 tahun disolo,kul di UMS yang sekrang udah jdi srjana. kini tinggal di bogor.

    tabik.

  19. Dodo Karundeng

    halo Wibi,
    Kita ketemu di acara Leila Majenun, pada acara membicarakan tentang cinta dengan makalah Ikranagara. Menarik kita mulai bicara ttg cinta dimulai dari otak. Metafora otak untuk cinta kayaknya nggak lazi deh. Sebuah komikstrip, ada sebuah kuliah tentang anatomi dengan model seorang perempuan muda. Banyak para mahasiswa hadir dalam kuliah pertama tersebut. Dosen memulai tema kuliah pertama tersebut dengan menerangkan ttg otak. hahahaha… mahasiswa kurang berminat. Lagi pula aku rasa kartun itu berbau perbedaan jender. meski lucu. hahaha… Sukses!

  20. Dodo Karundeng

    aku suka putu.
    dia berbunyi seperti tiupan suling tanpa henti, seolah tanpa mengambil nafas seperti orang sedang menyelam. Juga manis semanis gula jawa, segurih terigu ketan yang dilekatkan oleh keringat kerja keras. salam buat putu.
    aku selalu merasa bagian dari kelompoknya “teater mandiri”. santi. santi. santi.

  21. arya sadewa

    Interesting Blog!
    Omong -omong WIBISONO itu “pejuang’ untuk keadilan (sri rama) atau “penghianat” negeri Alengka (rahwana)

  22. @Dodo Karundeng:

    Salam mas Dodo, mas yang wartawan Antara itu kan? Wah dapet juga Blog saya yah, padahal saya gak beri kartu nama dan cuma nyebut nama Blog, rupanya suka blogwalking juga🙂

    Soal diskusi itu saya kok kurang enjoy. Saya berharap lebih banyak dibahas romantisme semantiknya daripada konteksnya.

    Saya sangat sepakat konteksnya sudah tidak relevan untuk masa sekarang, tapi sebagai sebuah karya sastra tentu akan masih banyak ruang untuk menikmatinya.

    Sebagaimana cerpen karya Putu Wijaya yang menurut Ignas Kleden dari sisi isi hanya menawarkan omong kosong tapi toh karena teknik Putu menyampaikannya menurut Ignas lagi cerpen Putu bisa dinikmati. Bahkan semakin omong kosong semakin nikmat.

    Untuk salamnya akan saya saya sampaikan🙂

    @Dony P Herwanto:

    Salam kenal juga mas Dony🙂
    Tinggal Bogor pasti enak yah?

    @morishige:

    salam kenal juga Morishige🙂

    @Ade:

    sering sering berkunjung yah Ade…

  23. @arya sadewa:

    Salam kenal Arya🙂

    Omong -omong WIBISONO itu “pejuang’ untuk keadilan (sri rama) atau “penghianat” negeri Alengka (rahwana)

    Terima kasih atas pertanyaan anda yang simple tapi butuh jawaban yang tidak sederhana. Mungkin ini berkenaan dengan artikel saya tentang pahlawan.

    Nama itu pemberian Den Sepuh. Dulu saya pernah tanyakan padanya tentang nama itu. Jawabannya filosofis dan panjang lebar, tapi ini saya intisarikan saja.

    Dalam melihat dimana posisi Wibisono berada perlu dimengerti terlebih dahulu tentang nilai yang dipakai untuk melihatnya.

    Dalam budaya Jawa ada nilai nilai yang lebih tinggi dari nilai nilai lain yang di Barat sangat dijunjung tinggi. Menurut budaya Barat nilai benar dan salah itu hitam putih dan paling tinggi. Sedangkan pada budaya Jawa nilai kesetiaan lebih tinggi dari nilai benar dan salah.

    Nilai nilai tersebut direpresentasikan dalam bentuk simbol simbol. Rama sebagai simbol keadilan kemudian Rahwana sebagai simbol ketidak adilan dan keangkaramurkaan.

    Dalam konteks kepejuangan dan kepenghianatan patutlah dilihat berdasarkan nilai yang mana.

    Rahwana sebagai simbol negara Alengka tapi apakah semua ksatria Alengka setuju dengan nilai yang diusungnya? Wibisono dan Kumbokarno tidak menyetujuinya tapi mereka menujukannya dengan cara yang berbeda.

    Wibisono dan Kumbokarno dalam hal ini menempatkan nilai kesetiaan lebih tinggi dibanding nilai yang lain seperti layaknya ksatria Jawa.

    Namun manifestasi kesetiaan Wibisono berbeda dengan Kumbokarno. Kumbokarno setia pada negara sedangkan Wibisono setia pada keadilan dan kebenaran.

    Disinilah terjadi konflik moral. Apakah nilai kesetiaan pada negara mesti bertentangan dengan nilai keadilan?

    Konsep negara adalah sumber keadilan dan kebenaran digugat oleh Wibisono dengan caranya memihak kepada Rama.

    Jadi bukan negara atau keadilan yang menjadi masalahnya, tapi konsepsi tentang hubungan antara keduanya. Konsep tersebut juga nanti yang bertanggung jawab menjelaskan predikat seseorang sebagai pejuang atau penghianat.

    Kumbokarno tidak tahu banyak duduk permasalahannya karena beliau tertidur pulas selama proses keangkaramurkaan Rahwana terhadap Dewi Sita istri Sri Rama.

    Ketika beliau dibangunkan dan dituntut bela negara maka beliau tak sempat lagi menelaah konsep tersebut dan menjalankan tugasnya sebagai ksatria negara. Beliau gugur sebagai ksatria utama dalam perang.

    Kisah sebenarnya tidak sesederhana cerita saya diatas. Saya bukan orang yang ahli sekali dalam filsafat Jawa.

    Tapi sekiranya saya bisa beri analogi dalam konteks kekinian.

    Pada jaman Orde Baru sumber keadilan dan kebenaran negara adalah Suharto. Adalah kaum reformis yang menggugat konsep tersebut.

    Memang ada golongan (TNI) yang membela negara atas dasar kesetiaan pada negara tanpa mempersoalkan konsep hubungan tersebut.

    Kaum reformis tidak menentang TNI sebagai intitusi negara. Tapi konsekuensinya kaum reformis harus berhadapan dengan TNI.

    Sekarang apakah kaum reformis akan lebih dikenang sebagai pejuang reformasi atau penghianat Suharto?

    Mungkin analogi saya tidak terlalu sempurna tapi saya berharap bisa sedikit membantu menjelaskan posisi Wibisono.

    Terima kasih Arya atas perhatiannya pada nama saya.

  24. Dodo Karundeng

    Hallo Wibi,
    Aku akan sering mampir di blog-mu.
    Aku juga suka bikin kartun, aku berminat dengan kartun-kartun politik, dan juga mimpi punya
    blog kartun. Sekarang terobsesi untuk mulai melukis.
    Salam hormat buat Den Sepuh sekeluarga.

    dk

  25. peoplewithoutfuture

    mas ijin juga buat link blognya ya… .

  26. @Dodo Karundeng:

    Monggo mas Dodo, dengan senang hati dan terimakasih, salam balik juga buat keluarga mas Dodo.

    @peoplewithoutfuture:

    Monggo Mas, silahkan dibuat linknya😉

  27. Mas, blog e sae saestu mas .. menarik, kendel, pedes, lan beda.
    Dapet link dari si Ray, temen angkringan.
    Salam kenal ya mas..

  28. mas, aku suka baca blog anda. sangat informatif. saya tertarik tentang profilnya gubernur bali sutedja dan gde puger. kebetulan saya juga baca “the dark side of paradise” dan 2 buku henk nordholt. ada info lain ttg mereka lagi yg mas tau?

    suwun

  29. kula nuwun,
    sugeng riyadi tepang ki demang. mangkunegaran menapa kasunanan gampar nginggil punika?:mrgreen:

  30. Sampun katah ingkang muji Mas, dadosipun cekap Sugeng Taun Anyar kemawon saking kulo.

    *Nderek nyambung url Mas, nggih…

  31. @irawan aka jumbet:

    Matur nuwun mas Irawan, salam kenal juga.

    @wira aka lecir:

    Info lain sebenarnya banyak cuma belum sempat saja ditulis dan untuk menulisnyapun harus hati hati sebab banyak yang masih sensitif.
    Nantilah saya cari mood dulu buat nulisnya.. hehe

    @sitijenang:

    Monggo. Gambar nginggil meniko gambar pendopo Mangkunegaran Mas. Wareng kulo meniko miturut crito eyang kakung dados punggawanipun KGPAA Mangkunegoro kaping IV. Matur nuwun.

    @Irfan Affandi:

    hehehe… inggih Mas Irfan, matur nuwun nggih, mugi diparingi dinten ingkang saé. Monggo URLe disambung.

  32. Makasih kunjungannya Mas. Supportmu berguna sekali. Skalian minta ijin link blogmu…

  33. Salam kenal mas🙂
    analisisnya mantap banget🙂

  34. estupitarto

    KULONUWUN
    Kulo inggih remen kaliyan budaya lho.
    Mbok menawi kito saget ngudarasa bab budaya

    mbok bilih panjenengan kersa, kulo tambahaken blog panjenengan wonten blog kulo inggih.
    Salam kenal saking kulo🙂
    NUWUN

  35. rosdi bahtiar martadi

    salam kenal mas demang (bolehkah kupanggil begitu).

    saya mahasiswa jurusan administrasi negara fisip untag banyuwangi. saya lagi nyoba nyari bahan untuk saya ajukan sebagai skripsi saya.

    kalau disetujui dosen sih judulnya:
    pengaruh pemanfaatan jamaah tahlilan sebagai wahana sosialisasi kebijakan publik terhadap peningkatan akseptabilitas masyarakat desa taman suruh, kec. glagah, banyuwangi.

    katanya sih, calon s-1 tidak boleh bikin definisi sendiri, harus pakai definisi pakar yang berkompeten (bentuk lain dari arogansi dunia ilmiah?….hehehe)

    karena itulah, saya surfing ke sana kemari mencari definisi jamaah tahlillan. banyak blog atau web yang saya datangi. beberapa perguruan tinggi pun saya mintai tolong untuk memberi saya definisi pakar yang saya butuhkan….

    hingga akhirnya……
    saya “nyasar” di blog-nya sampeyan

    dan entah kenapa, kok ada perasaan de javu gitu, ya?

    ada perasaan pernah kenal blog ini tapi kapan ya?

    atau mungkin ini gara-gara keminatan yang sama akan budaya? entahlah.

    doa saya, semoga ini jadi awalan yang bagus

    salam,
    rosdi bahtiar martadi

  36. devari

    Hello Wibi, salam kenal
    kapan2 tolong bahas ttg ini,
    tipisnya atau ga jelasnya batas2 antara budaya dan agama di Bali.

    menarik tentunya membaca pandangan anda ttg hal tersebut

    terima kasih

  37. sham

    Hi, I saw the write up on performance of Pura Mangkunegaran in one of the magazine when I was in Jakarta last week and it amazed me.

    Where can I get the information of that performance?

    I am from Kuala Lumpur. My name is Shamil. Perhaps you can reply to my email please.

    Salam.

  38. sham

    Hi, saya dari Malaysia. Ingat ketahui dengan lebih lanjut mengenai performasi Pura Mangkunegaran yang di pentaskan di Jakarta tahun lalu.

    Bisa diemail informasinya ke alamat email ku….nanti ku cerita kan sebab kenapa saya perlu maklumat mengenainya.

  39. wah saya sampai takjub ne….nasionalis yha???nama anda bagus sekali yha….jowo ne kenthel…..

  40. aloo mas,
    salam kenal, blognya keren…

  41. hmcahyo

    salam kenal mawon saking malang🙂

    blog-ipun sae🙂

    hmcahyo.wordpress.com

  42. Gyl

    Hmm.. jarang ada blogger budayawan gini. Saya melihat postingan yang dibalik sikap pak nuh… untung sampeyan gak kasih pemisah.

    Karena baru buka hari ini, dan ternyata address yang mengandung nama situs itu juga ikut ke blokir. Jadi postingan sampeyan gak bisa dibuka😐 dan saya gak bisa ngasih komen

    Makanya saya komen disini, sekalian kenalan. Salam kenal mas..

  43. tomyzero

    saya juga orang Solo mas…….salam perkenalan

    tomy—————–>penggemar band-band legend

  44. Salam kenal denmas…
    Artikel yang mas tulis bagus – bagus. Sekali baca langsung tertarik pengen baca semua artikelnya.
    Sekalian minta ijin link blognya.
    Matur nuwun.

  45. Wah apik mas Blognya,….salam kenal yo aku cah wonogiri

  46. Mas Kopdang

    fotone apik, Mas..

  47. melasari

    kayaknya kemaren liat wibi di kantin yang duduk di depan dina..was that you? soalnya ga ngeh, beda rambutnya kekeke😛

  48. @Ratna:

    Monggo mbak Ratna, dengan senang hati.

    @aRuL:

    Thx Rul..😉

    @estupitarto:

    Monggo kerso mas Estu….🙂 matur nuwun nggih.

    @rosdi bahtiar martadi:

    hingga akhirnya……
    saya “nyasar” di blog-nya sampeyan

    dan entah kenapa, kok ada perasaan de javu gitu, ya?

    ada perasaan pernah kenal blog ini tapi kapan ya?

    atau mungkin ini gara-gara keminatan yang sama akan budaya? entahlah.

    hehe saya curiga begitu.. salam kenal juga.

    @aquamarine

    Terima kasih mas aquamarine🙂

    @dipoetraz:

    Halo juga dipoetraz, makasih yah.

    @hmcahyo:

    matur nuwun mas cahyo

    @Gyl:

    gak keblokir kok mas postingan saya itu, mungkin browser atau koneksi mas Agyl sedang mengalami masalah.

    @tomyzero:

    Wong Solo toh? sugeng nggih….

    @Menggugat Mualaf:

    Terimkasih linknya mas… halah mas sopo iki…

    @arint:

    Salam kenal denmas…
    Artikel yang mas tulis bagus – bagus. Sekali baca langsung tertarik pengen baca semua artikelnya.

    Monggo den Arin, matur nuwun, monggo dilink blognya.

    @Genx:

    Wah apik mas Blognya,….salam kenal yo aku cah wonogiri

    Salam Cah wonogori… hehehe

    @Mas Kopdang:

    fotone apik, Mas..

    halah… tenan toh? kowe sing pertama ngomong ngono.. hehe… rambutku wis ra koyo ngono meneh mas, wis cepak saiki.

    @melasari:

    kayaknya kemaren liat wibi di kantin yang duduk di depan dina..was that you? soalnya ga ngeh, beda rambutnya kekeke

    Iya Mel, itu gw, yang duduk depan Dina.

  49. Randu

    Yth.Wibisono Sastrodiwiryo

    Salam hangat, kesempatan ini Randu pergunakan untuk memperkenalkan diri serta wawasan berpikir yang sederhana dan lugu. Bahwa Randu memiliki sebuah naskah novel fiksi fantasi dalam khayalan mewujudkan masyarakat adil, makmur, sejahtera secara merata tanpa terkecuali.
    Dan apabila Adek tertarik dapat menghubungi email : randubali@yahoo.com
    Akan dikirimkan tanpa dipungut biaya.

  50. main2lah ke jiwafreud.blogspot.com

  51. Kulo nuwun

    Kulo tiyang solo Nusukan

    Badhe nyuwun tukeran link punopo saged

    website kulo
    http://businesssolo.com
    http://businesssolo.blogspot.com
    http://soloindonesia.blogspot.com

    Maturnuwun

  52. ibrahim massidenreng

    wah…

  53. ibrahim massidenreng

    salam dari Komunitas Rumah Panggung (KORUPA)
    yang juga masih muda-muda.

  54. @Randu:

    Mbok, Bli Randu, terimakasih tawaran bukunya.
    Kenapa tidak ditulis saja di sebuah Blog supaya kita semua bisa menikmatinya.

    @dony p herwanto:
    barusan saya mampir mas, dan puisinya bagus bagus, BTW ada salam tuh untuk Mas Dony dari Bang Saut Situmorang yang sedang kalut🙂

    @Dee:

    Salam juga😉

    @businesssolo:

    Monggo Mas…
    Mugi mugi tansah diparingi sukses bisnis ipun nggih mas..🙂

    @ibrahim massidenreng:

    Salam juga buat temen temen di KORUPA.
    mana Blognya? supaya kita bisa tuker pikiran dan ide. Saya tunggu Blognya….

  55. nd1

    Mas,aku yakin kita punya 24 jam yg sama dlm tiap harinya,ko bisa ya nulis blog segitu bnyk…keren sih…atau emang ini jd profesi? Wondering aja…
    Hehe. Pis

  56. sukolaras

    salam kenal mas,
    dari yang seneng nguri-nguri budaya jawa utamanya seni karawitan jawa

  57. Alus Setya Pambudhie

    Wah… jane wis suwe iki ra diapdet mas:D

  58. Ria

    Salam Kenal mas…gile banyak bgt blognya
    informatif pula…salut….

  59. camelia

    salam knal mas wibi…thx ud d approve facebook saya..!!
    great blog!!
    keep writing!!
    ^^

  60. Salam kenal, Mas. Wah, Sorry sampe lupa nama Anda. Baru dapat info lebih tepat dari Sandy Speedy. Akhirnya bisa mampir ke sini.

    Blog yang bagus. Dan kayaknya sudah dikenal luas ya oleh komunitas blogger. Salute.

    Bahtiar Rumah Konten

  61. salam kenal mas, asyik juga membaca-baca di sini….

  62. salam kenal, tidak ada salahnya meninggalkan jejak-jejak makna di tempat anda, biar sejarahlah nantinya yang akan menuliskan betapa bersyukurnya kita berdua akhirnya bisa berkenalan di dunia maya dan bersua akhirnya.

  63. wah sangar blog-e

    salam kenal yo
    numpang nge-link ke blog Q

  64. kula nuwun

    Salam kenal dari saya wanita yang hina dan fakir….

    Boleh nggak saya link blognya????

    “Terimakasih”

  65. progoharbowo

    salam kenal mas….
    blog yang berisi.

  66. miftah

    salam kenal. seneng banget bisa nemu blog bagus ini..

  67. mas nderek maos blogipun nggih,

  68. blog nya baguss
    aku dapet tugas dr dosen buat bikin blog.
    blognya mas wibi tak jadiin referensi ya?

  69. Moch. Ulul Azmy

    Alhamdulillah bisa dapet ilmu budaya di sini
    Terima Kasih telah berbagi ilmu mas..

    Salam kenal,,
    Waalaikumussalam

  70. Singgah di sini. Salam kenal Budayawan Muda.
    Progressif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s