Monthly Archives: Juni 2008

Obrolan Ringan di Cinere

Malam itu terasa dingin karena hujan dibeberapa tempat. Saya belum tahu rumah Abah (Abimanyu P.K. Wachjoewidajat) dimana tapi Riyogarta menyarankan untuk ketemu dulu di Carefour Lebak Bulus. Ketemu di Carefour kami konvoi sampe ke rumah Abah.

Sempet nyasar dulu gara gara entry point yang mirip di kompleks yang lain. Begitu sampai kami langsung disambut makanan dan minuman yang memang sudah saya niatkan sejak dari sore gak makan supaya bisa makan yang banyak dirumah Abah.

Hmm… kenyang makan kami pindah ke halaman yang luas itu. Obrolan tentang IT sambung menyambung menjadi satu, itulah Bangkit ICT. Begitu lewat tengah malam bicara bicara soal IT jadi sampe ke Camera Digital yang memiliki kemampuan untuk menangkap fenomena Obs (bener gak sih nulisnya?).

Apa itu Obs? Semacam fenomena yang tidak tertangkap mata biasa tapi bisa ditangkap oleh kamera. Tapi tidak sembarang kamera bisa, hanya kamera tertentu. Fenomena Obs ini juga muncul tidak disembarang tempat. Jadi perlu kondisi yang sangat spesifik.

Menurut Riyogarta yang juga seorang fotografer, Obs sering muncul tertangkap kamera di tempat tempat yang angker. Istri Abah yang dari tadi hanya mondar mandir menyuguhkan makanan dan minuman kini mulai tertarik mendengar kata kata angker. Apalagi kebetulan Riyo membawa kamera yang memiliki kemampuan menangkap Obs.

Wah diskusi menjadi bergeser dan seru karena masing masing mulai cerita pengalaman masing masing soal melihat hantu. Secara malam itu hari jumat tanggal 13 pula. Istri Abah akhirnya ikut nimbrung ngobrol.

Kemudian Abah cerita tentang lingkungan sekitar tempat tinggalnya yang ternyata angker dan telah terbukti beberapa kali. Suasana jadi menegangkan karena diskusi jadi bisik bisik. Sesekali putra Abah yang lagi begadang nonton Bola nyeletuk dari lantai dua mengabari score Bola kepada yang diskusi dibawah.

Suasana jadi pecah tapi tidak lama nyambung lagi dan tegang lagi. Malam itu angin mulai kencang, dingin, langit gelap karena mendung dan beberapa kali terlihat kilatan cahaya petir dikejauhan. Tidak ada satupun orang lewat didepan rumah. Pokoknya suasananya horor banget dah. Saya yang semula mengantuk jadi gak ngantuk lagi. Istri Abah sampai sampai dan tidak mau masuk rumah lagi karena takut.

Kemudian sampailah pada permintaan Abah pada Riyo untuk memotret salah satu sudut jalan didekat rumah Abah yang terkenal angker itu. Dengan bangga Riyo melakukannya demi menghormati tuan rumah… hehe

Hasilnya dapat diduga Obs muncul di sudut sudut yang dicurigai “berpenghuni”. Istri Abah ketakutan sambil merangkul Abah, terlihat Abah sangat menikmati kejadian itu.. hahaha, kapan lagi dirangkul istri dengan tulus ngkali pikirnya… hahaha

Bagaimana bentuk Obs itu, apakah berbentuk seperti hantu? tanya sendiri sama Riyo.

Yang jelas suasana jadi tambah tegang sementara jam sudah menunjukkan jam 2 malam. Angin tambah kencang, tambah dingin, mulai ada rintik hujan satu dua. Salah satu Obs yang paling jelas adalah di sebuah pohon Palem yang didepan rumah Abah.

Ditengah suasana horor, suara angin kencang, bunyi seng tertiup angin seperti digebuk orang, bunyi kaleng dikejauhan terhalau angin seperti ditendang sekelompok orang, tiba tiba mobil Riyo yang diparkir disebelah kami alarmnya bunyi… tuit.. tuit..tuit… halah… kaget setengah mati, istri Abah yang duduk didepan mobil itu sampe loncat.

Ternyata remote controlnya kepencet, halah Riyoo… Riyoo….. bikin kaget ajah lo. Saya jadi pingin pipis, tapi sama istrinya Abah di tunjukkan kamar mandi didepan pohon palem itu, ogah ah.. saya pilih kamar mandi yang didalem ajah…

ruang makanMenjelang jam 3 kita bergegas pulang. Abah pake bilang kalo hantu suka numpang mobil Picanto Orange, secara itu mobil saya gitu loh… kenapa gak suka numpang mobil Avanza Hijau aja? Ini pertemuan orang IT atau pemburu hantu… hahaha

Sepanjang perjalanan pulang saya rajin ngelirik spion dalem, kali ajah ada siluet kepala “orang” numpang dimobil saya…. penasaran ingin tahu suasananya? yuk kita arrange lagi pertemuan di rumah Abah. Kalo bisa jumat tanggal 13 lagi… hehehe

Buat Abah terimakasih makan malamnya, satenya enak sekali dan ceritanya seru banget. Sorry cerita di Blog ini agak didramatisir, biar seru aja kali… 🙂

9 Komentar

Filed under curhat