Eko Juniarto vs Roy Suryo

Isu isu yang muncul dimedia masa sebelum dialog terbuka adalah isu tentang Blogger Negatif (Enda, Priyadi dan Eko), Hacker=Blogger, dll. Headline dimedia antara lain:

Foto dari KompasSebelum dialog berlangsung Roy sempat bertemu dengan Enda Nasution dan kelihatannya terjadi semacam saling pengertian. Dari pertemuan itu tercium jurus Roy selanjutnya yaitu PERS salah mengutip pernyataannya. Kemudian Enda tak disebut sebut lagi sebagai Blogger Negatif.

Kemudian dialog berlangsung dan seperti dugaan sebelumnya Roy mengatakan semua itu adalah pelintiran PERS alias tidak benar dia mengatakan demikian.

Kemudian pemberitaan dimedia masa adalah:”Roy Suryo: Hak Saya untuk Tidak Ngeblog“.

Saya sebagai pribadi ingin sekali memaafkan yang telah lalu. Baiklah kalau memang itu dilimpahkan pada kesalahan PERS (mungkin para wartawan gak bisa terima ini), tapi saya ingin berprasangka baik pada Mas Roy untuk menerima itu sebagai alasan untuk memulai babak baru.

Saya hargai kebesaran hati Mas Roy dengan mengatakan tak usah kutip saya, kutip saja Blog. Sayapun akan beranggapan itu bukan suatu arogansi tapi memang sebuah niat yang tulus.

Waktu dialog berlangsung ada kutipan dari postingan belumnya:

Kemudian Roy mengatakan semua itu berawal dari dua orang Blogger yang tidak ia ketahui sebabnya selalu saja menyerang dirinya secara pribadi, dua orang Blogger tersebut adalah Priyadi dan Eko Juniarto.

Kemudian bertanya pada penonton apakah Priyadi dan Eko ada diantara penonton. Memang sangat disayangkan mereka tidak bisa hadir karena harinya tidak mendukung, mereka harus bekerja hari jumat.

Setelah dialog usai kemudian muncul headline di DetikInet.com: “Roy Suryo esalkan Hanya Sedikit Blogger Vokal Datang Berdialog“.

Baiklah Mas Roy, itu semua saya artikan sebagai niat yang tulus untuk menyelesaikan masalah hingga tuntas. Kelihatannya Mas Eko juga memiliki niat yang sama melalui komentarnya pada postingan saya terdahulu. Mas Eko mengatakan:

kalau memang berniat mengajak saya diskusi, silakan beliau buat janji, nanti saya sesuaikan dengan jadwal saya.

Saya anggap ini sebuah langkah maju. Kita tahu akar permasalahan ada disini. Setelah Mas Enda bertemu Mas Roy, mas Enda tak lagi disebut sebagai Blogger Negatif. Sekarang diharapkan jika memang pertemuan antara Mas Roy dan Mas Eko bisa berlangsung maka banyak sekali perubahan persepsi dari sisi Mas Roy bisa diubah.

Mas Roy bilang tidak tahu alasannya kenapa Mas Eko selalu menyerang pribadi Mas Roy. Mas Eko punya argumentasi sendiri bahwa apa yang dikomentari oleh Mas Eko bukan hal hal pribadi tapi hal hal yang bersifat teknis dari pernyataan Mas Roy ke media yang dianggap tidak akurat.

Sekarang, daripada nanti dikemudian hari Mas Roy kumat lagi menyerang Blogger dan bikin heboh maka sebaiknya Mas Roy selesaikan dulu masalah Mas Roy dengan Mas Eko.

Undangan dari Mas Eko dan penyesalan dari Mas Roy tak bisa bertemu Mas Eko didialog kemarin bisa ditindak lanjuti dengan dialog antara Roy Suryo dan Eko Juniarto.

Kali ini tak usah dibesar-besarkan, nanti orang bosan baca berita tentang Mas Roy. Kali ini sifatnya lebih intern walaupun isu isu yang dibahas nanti mungkin saja isu yang sudah melegenda itu.

Seperti kata Mas Eko, silahkan Mas Roy atur waktunya, tempat kami sediakan. Tetap dengan semangat membangun IT lebih maju. Bagaimana Mas Roy? Saya tak mau lihat dikemudian hari Mas Roy bikin blunder lagi soal Blog dan Blogger ini Mas, capek…

34 Komentar

Filed under sosial, tokoh

34 responses to “Eko Juniarto vs Roy Suryo

  1. Roy Vs Enda sudah, roy vs riyo sudah juga…

    bener tuch, biar semua clear roy vs eko harus di adain juga… sebaiknya cari waktu yang benar-benar pas buat blogger sepuh bisa datang…

  2. Kalau bisa sih langsung Eko + Priyadi vs Roy Suryo. Dan lebih baik dibesar-besarkan dan diliput media.

  3. sahatmrt

    Saya merasakan Mas Wibisono punya niat tulus untuk menyelesaikan kisruh kisruh ini. Terima kasih.

    Namun jujur saya pribadi malah khuatir, jangan jangan kalau terjadi pertemuan RS vs Mas Eko Juniarto malah terjadi kekisruhan baru.

    Barangkali, ya sudah lah, yang sudah berlalu biar lah berlalu. Toh kemajuan IT di Indonesia ini tidak tergantung pada seseorang saja.

    Jadi apapun yang akan terjadi, entah ada pertemuan itu atau tidak, damai atau kisruh baru, barangkali, lebih baik para blogger focus untuk :

    – bikin blog blog yang lebih bermanfaat/menarik dari sebelumnya.

    – juga mengambil peran di masyarakat lebih nyata lagi dari yang sudah sudah, seperti jadi nara sumber bagi pers, mengenalkan blog pada masyarakat, mengajak para dosen/ ilmuwan/praktisi/alim ulama/warga masyarakat tuk sharing pengetahuan lewat blog, dst.

    Saya juga jadi mikir, barangkali udah waktunya dibuat sebuah kode etik bagi blog / blogger?

    Yah… ini hanya sebuah pendapat saja. Salam!

  4. Hi, Wibisono ‘mencium’ Roy (biarpun jurusnya aja). Gitu kali2 ya, kalau blogger jadi tukang pelintir. Tapi, btw, mulai kelamaan ngurusin soal ini. Ganti topik, ganti topik🙂.

    @Mr Sahat: Comment-nya panjang2. Nulis blog aja yuk🙂 🙂.

  5. @sahatmrt:

    Barangkali, ya sudah lah, yang sudah berlalu biar lah berlalu. Toh kemajuan IT di Indonesia ini tidak tergantung pada seseorang saja.

    Syaratnya beliau musti gak usah ngerecokin lagi, ada situs yang deface lantas bilang kita yang lakuin, kan jadi runyam. Anyway Busway.. setuju kita jalan terus bikin konten positif.

    Saya juga jadi mikir, barangkali udah waktunya dibuat sebuah kode etik bagi blog / blogger?

    Iya, ini lagi ngekonsep… nanti dipost, sabar yah.

    @Koen:

    Tapi, btw, mulai kelamaan ngurusin soal ini. Ganti topik, ganti topik🙂.

    Setujuuu… bosen dia terus.
    Mas, kok bikin subdomain aneh aneh sih ?
    “http”, tak pikir salah ketik, hehe ada ada ajah.

  6. setujuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu..

    masak blogger disibukkan ngurus RS daripada ngurus UU ITE yg mengancam blogger tersebut.

    yuk kita alihkan perhatian ke pemerintah saja. suruh mereka mengubah UU ITE agar tidak mengancam blogger..

  7. wahahahaha…
    udahlah, berhenti bahas kutu kupret itu!
    xixixixi…

  8. kenapa situ harus ngkonsep kode etik dalam blog?
    akreditasi A,B,C,D ..dll..

    Diputer balik aja mas,.
    situ bisa mengakreditasi Pers dan media kita?
    kalo situ bisa ngasi akreditasi buat media kita, baru bisa start untuk Blog..

  9. @leksa:

    yang saya sedang khayalkan adalah kode etik bukan akreditasi, itu beda.

  10. Ping-balik: MetroTV e-Lifestyle: Onno W Purbo « Budayawan Muda

  11. Syukurlah, gonjang-ganjing di belantara blogger Indonesia mulai reda dengan pertemuan tersebut. Mudah-mudahan, untuk ke depan tidak usah lagi lah bikin persoalan yang sebenarnya tidak perlu. Bukankah akan lebih produktif jika para blogger kita bahu membahu membuat pencerahan bagi kemajuan bangsa.
    Saya seringkali berkhayal, apakah blog bisa menjadi kekuatan ke 4 seperti pers ? Jika ini bisa terjadi, tentu akan luar biasa, melihat banyaknya jumlah blog yang ada. Melalui blog, bisa diungkapkan kebobrokan-kebobrokan yang dilakukan aparat yang membuat bangsa ini kian hari kian terpuruk.
    Oleh karena itu, mungkin ada baiknya kalau para peblogger bergandeng tangan dengan pers, yang selama ini telah banyak berperan sebagai kontrol atas sikap, perilaku dan kebijakan aparat yang merugikan masyarakat.
    Salam kenal…
    http//rohadieducation.wordpress.com.

  12. kabarnya beliau jadwalnya sudah penuh sampai mei. kebetulan juga sih, jadwal saya juga sibuk sampai september.😀

  13. udahlah.. now is the to stop talking about him…
    nggak usah bikin “rame-rame” tentang klarifikasi tentang ini-itu.. diskusi ini-itu.. tatap muka ini-itu..
    just stop talking about him..

    sekarang bagaimana caranya masyarakat bisa dapet informasi yang nggak asbun.. topiknya arahin kesana aja..

    kecuali emang mo nyari rame2x biar ngetop…

    capek ngeliatnya…

    ps: bukan brarti nggak boleh ngetop loh yah..

  14. ah bakal ada bahasan seru lagi nih🙂

  15. @ryosaeba:

    hehehe…. baguslah biar gak dia terus yang dibahas, semoga hingga september dia gak kumat kumat lagi🙂

  16. ah, sudah bosan saya mengikuti “manuver” roy suryo..

  17. kode etik ngeblog? kalo ada kode etik semacam itu mending saya nulis jurnal untuk majalah sains.lebih nyata dan menurut saya lebih bermanfaat.
    dunia internet ini dunia bebas. jangan dikacaukan dengan aturan2 yang mengikat.
    mohon maaf ya.. mending revisi dulu undang2 pers yang menyebabkan pers indonesia jadi kayak gini sekarang; suka memelintir berita, memotong berita, mengurusi hal-hal gak penting seperti berita artis…
    -no offense untuk pers-
    baru setelah itu ngurusin blog…

  18. doelsumbing

    judulnya provokatip bangetsss!!!

  19. saya menyesal gak bisa dateng jumat itu.. tapi melihat laporan2 di situs ini bisa sedikit membantu membayangkan bagaimana proses diskusi berlangsung. dan kesimpulannya, si kermit memang orang yang benar2 berkualitas di bidang IT. Sayangnya, dia termasuk kualitas yang buruk..😀

  20. Anis

    Iya, Mas.
    Ngeliat perseteruan blogger vs Om Oy lama-lama kayak ngeliat perseteruan Dhani ama Maia. Saling njelekin gak abis2, gak selesai2, gak ada solusi.
    Dan berita di blog pun jadi kayak infotainment. Di mana-mana isinya sama semua.
    Gak mau kan dibilang blog = infotainment? Makanya, udah deh gak usah bahas itu-itu mulu.
    Mending mikirin gimana caranya mbantu Pak Menteri mengimplementasikan UU ITE dengan baik dan benar.

  21. @Den Demang: HTTP yach? Namanya juga becanda & memeleseti diri sendiri🙂

  22. suciptoardi

    roy, roy…

  23. Ihm hambuako

    eh…roy suryo itu emang orang paling pinter di indonesia maslah komputer yach???koq namanya buming bgt klu udah ngebahas mslh IT??………………

  24. sampahdigital

    saya suka fotonya Kang Roy Suryo di atas..😀 seperti orang PRO banget di dunia IT😀

  25. Akhmad Mulyanto

    Lucu banget kalau dibilang akar masalahnya adalah roy vs eko😀 . Misalkan roy dan eko damai tuntas, apakah terus nanti tidak ada roy vs x ??😀 . Terus selesailah masalah antara roy vs x. Apakah nanti tidak ada masalah antara roy vs y ??🙂 .

  26. @Akhmad Mulyanto:

    Mungkin kita punya persepsi yang berbeda tentang apa yang dianggap “masalah”. Masalah dalam pandangan saya adalah dalam konteks Blog. Kenapa kok beliau begitu miring dalam melihat Blog dan Blogger. Ternyata karena “musuh besar” beliau adalah orang yang sangat populer di dunia Blog.

    Kalau lain waktu beliau punya masalah dengan keluarga Sukma Ayu, Ahmad Dhani, Yayasan Air Putih, wartawan dst… maka itu masalah dalam konteks yang lain lagi.

    Sumber masalahnya memang dirinya tapi dalam tulisan diatas saya batasi masalahnya dalam konteks Blog. Gitu loh mas🙂

  27. Akhmad Mulyanto

    Dimengerti. Ibarat nulis skripsi atau thesis, pakai “Batasan Masalah” yah🙂 .

  28. padmasambawa

    kode etik ngeblog ? maksud jelasnya pegimane bung? ane nanye supaye tidak dikire salah kutip ;p

  29. @morishige:

    masing masing ada perannya
    biarlah wartawan memikirkan kode etik mereka sendiri, kita blogger gak usah mikiran dunia mereka🙂

    walaupun sama sama media kode etik bisa berbeda (kalau memang ada) makanya saya sedang menghayalkan…

    @padmasambawa:

    sabar yah nanti diposting🙂

  30. Cobalah diskusinya tertulis semua seperti blog ini. Kan bagus. Ada bukti!

    Ya kalau gak mau lewat blog, nulis artikel khusus, gitu. Biar gak ada pelintir2an.

  31. ytrewq

    mau nunggu kapan nih si tkg obat palsu alias roy suryo tewas. Mencemaskan sekali org bodoh yg berkedok spt dia terus menerus celoteh2 ngawur dan serba simple ( idiot ) di media,lalu wartawan ikut dibodoh2in dia memberi gelar pakar, tanpa mengetahui asal usulnya.
    dilihat dari gayanya.. kelasnya dia cuma sbg pengguna komputer… bisanya cuma melihat foto asli dan palsu ( yg mana semua org cacat jg bisa.. asal ga buta aja) , gw berani taruhan… si roy suruh format en install windows aja pasti ga ngerti, apalagi di suruh buat html javascript dll, yg dia bisa cuma googling en copy paste spt selayaknya newbie pengguna komputer.

  32. Mee

    Hidup Indonesia…
    Merdeka….

  33. sebaiknya selesaikan dulu masalah roy vs eko ? kLO ngak nanti malah tambah panjang … mas roy .. mas roy ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s