November 27, 2008...3:19 pm

Reportase Pesta Blogger 2008

Lompat ke Komentar

Parkiran BPPT masih lengang waktu saya tiba dengan bergegas karena takut nanti Fenny teman dari Bali Blogger Community datang lebih dulu dan menunggu saya di gerbang.

Seorang yang wajahnya familiar parkir di sebelah saya. Saya jabat tangannya dan kebetulan saya juga ingin konfirmasi ketidak-hadiran beliau untuk acara penjurian lomba Speedy Blogging Competition di Senayan esok harinya (minggu 24 nov).

Beliau confirm tak bisa hadir karena bentrok dengan acara seminar di UI Depok. Rencananya saya, Mas Budi dan Mas Enda akan menjadi juri lomba blog yang diadakan oleh Telkom Speedy. Jalan sampai di depan gerbang, beliau disambut banyak orang.

Semula saya mengira blogger tahun ini benar benar sudah menghargai penampilan begitu melihat banyak orang berjas rapi ala anggota dewan wara wiri. Tapi rupanya mereka bukan blogger, gak jelas sampai sekarang gak ada yang tahu rombongan berjas itu orang ngapain sebenernya. Mereka seperti laron, datang dan pergi begitu saja.

SMS jawaban dari Fenny bilang kalo dia masih dijalan dari Bandung ke Jakarta. Oke lah saya tunggu karena kami adalah perwakilan dari BBC yang tidak terlalu banyak yang hadir. Lagipula ticket masuk saya dipegang Fenny, mosok saya beli lagi :-) Banyak orang bilang menunggu adalah pekerjaan yang membosankan, tapi tidak untuk kali ini.

Saya menikmati mondar mandir didepan pintu gerbang. Menduga duga siapakah blogger baru datang yang masuk pintu gerbang. Berhasil menyapa dengan akurat blogger yang belum pernah ketemu sebelumnya adalah sebuah kebahagian tersendiri.

Sebaliknya salah sangka dengan telak dalam mengidentifikasi seorang blogger adalah sebuah hal yang memalukan. Dua fenomena ini terjadi silih berganti tak kenal kompromi.

Tante EdRatna berhasil saya kenali, walaupun masih harus ada embel embel nyebut namanya Kunderemp (putra sulung beliau). Beliau heran:

Saat ketemu saya kaget, lha tulisanmu selama ini serius…ternyata Wibi masih muda sekali.

hehehe gak juga Tante, saya lebih tua “sedikit” dibanding Narpen (putra kedua beliau).

Selain Tante EdRatna ada beberapa blogger yang saya kenali dari avatarnya seperti Fenny, Rendy Maulana, Bu Endhoot dan Ady Permadi yang sempet saya salah identifikasi sebagai Pak PYAP di Facebook. Banyak lagi salah tebak yang lain.

Seperti Gundala misalnya… eh bukan, maksud saya Golda misalnya, saya pikir Golda ini seseorang yang bekerja FirstMedia tapi ternyata bukan… memangnya ada berapa Golda di negeri ini yah :-)

Sesama anggota Bali Blogger tapi tak begitu kenal karena memang anggotanya kami tersebar, mungkin BBC adalah komunitas yang paling tersebar anggotanya.

Pesta tahun lalu ada Nana Nias, tapi tahun ini saya tidak melihat batang hidungnya. Banyak lagi yang tahun lalu hadir tapi tahun ini tak bisa hadir. Gagal menemukan teman blogger yang tahun lalu bertemu, saya coba coba tebak blogger dari avatarnya.

Tercatat sepanjang acara tidak kurang 3 kali saya salah tebak. Malu tapi dengan mudah dilalui karena banyak pilihan “tebakan” yang lain. Selain senang main “tebak-tebakan” saya juga menikmati mendapat temen blogger baru yang senasib dengan saya nunggu di depan gerbang karena tiket masih dibawa oleh temannya yang belum datang.

Antara lain: Billy Koesoemadinata,  Sujarwoyo, Yulyanto dan Achill Gelis dari Bandung Blog Village. Sambil sibuk menyapa tokoh tokoh yang lewat seperti mas Koencoro, mas Budi Putra, pak Cahyana, mas Julian Firdaus, mas Idban Secandri, mbak Shinta, mas Wicaksono, saya mencurigai setiap mobil yang lewat sebagai mobil yang mengangkut Fenny dkk.

Blogger yang lain juga tidak ingin buru buru masuk ke auditorium. Mereka terlihat foto sana sini, pose gila gilaan. Ketawa ketiwi karena lama tak berjumpa. Rupanya mereka sudah kulino satu sama lain. Kadang kadang kamera foto diarahkan ke arah gerbang tempat saya duduk. Terpaksa saya pura pura cool.

Kecurigaan berakhir setelah seseorang yang bertampang sangat Fenny mengangguk mengakui bahwa dirinya adalah Fenny dan tiket diserahkan lalu kami kongkow sebentar di depan gerbang sebelum masuk ke dalam setelah mengambil bingkisan tas pestablogger dengan segala isinya.

Didalam kami kehilangan jejak. Baru terlacak kembali setelah Fenny turun dari balkon untuk naik kepanggung menerima hadiah sebagai perwakilan dari Bali Blogger Community. Saya mau ikut naik tapi notebook sedang digelar dan gak ada yang jagain, biarlah Fenny ajah, dia sudah gede, sudah bisa sendiri.. hehehe

Sebelum penetapan pemenang seperti biasa ritual sambutan sambutan yang membuat pestablogger menjadi terasa agak formal tapi perlu juga.

Pemberi sambutan antara lain Ndoro Kakung, Pak Cahyana dan Pak Kusmayanto Kadiman (Menristek). Sambutan Pak Kusmayanto  yang ditulis oleh mas John Herf:

Kusmayanto Kadiman, Menristek RI mengatakan mereka (blogger dari luar negeri) pasti akan berbahasa Indonesia. Suka atau tidak para blogger asing akan belajar.

Suhu blogger, Ndoro Kakung dan Enda Nasution menjadi legenda yang menguasai A sampai Z blog, yang membikin goblog. Kusmayanto Kadiman menambahkan, “Tragedi kartun Nabi Muhammad dapat diselesaikan oleh Enda Nasution dengan baik, yang mengirim surat kepada wordpress untuk menarik tulisan dari blog.”

Pak Kusmayanto memberi sedikit narasi tentang asal muasal istilah Blog. Sedikit nyeleneh beliau bilang bahwa sebenarnya istilah belog di Bali telah lama digunakan jadi kalau mau tahu siapa sebenarnya inventor istilah blog ya orang orang Bali… :-) bisa ajah Pak Menteri.

Setelah usai sambutan sambutan kemudian oleh Joana, host pestablogger yang “gersang” itu acara penyerahan hadiah dibuka. Bali Blogger Community  dinobatkan sebagai The Most Promising Community. Sungguh sedih melihat kenyataan sedikit sekali wakil dari BBC yang hadir.

Terus terang saya ngiri melihat teman teman dari komunitas lain seperti Cah Andong yang sedari awal acara riuh rendah dengan jeritan histeris diatas balkon sana. Mereka benar benar banyak dan ngumpul.

Tapi kemudian saya menghidur diri bahwa komunitas blogger tak mesti akrab secara fisik, walaupun kriteria penilaian sebagai The Most Promising Community adalah seringnya melakukan kegiatan sosial bersama secara fisik tapi kenyataan bahwa sesungguhnya tidak semua anggota BBC pernah bertemu dan akrab secara fisik tapi toh bisa membina sebuah komunitas dengan kegiatan yang insyallah bermanfaat bagi masyarakat.

Komunitas Cah Andong di Balkon yang seru…

Banyak diantara anggota kami yang tidak tinggal di Bali lagi tapi tetap bisa mengikuti perkembangan kegiatan karena kami punya milis yang merupakan urat nadi komunikasi. Ketika wawancara dengan wartawan dari Inilah.com, Fenny telp saya untuk naik ke balkon.

Dalam wawancara dengan mas Augusta dari Inilah.com saya berkesempatan menjelaskan bahwa kenapa BBC bisa punya banyak kegiatan offline buat masyarakat. Salah satunya adalah karena pulau Bali itu relatif kecil sehingga memudahkan untuk bisa berkumpul bagi para blogger. Bahkan menurut Fenny acara acara kopdar lebih sering berhasil jika diadakan secara dadakan tanpa direncanakan.

Hal lain yang mungkin membuat BBC menjadi unik adalah karena kami lebih menggunakan milis untuk berkomunikasi. Kebanyakan komunitas biasanya akan terjebak pada pertemanan yang menjadi akrab secara personal.

Walhasil blogpun menjadi ajang komunikasi yang personal juga. Maka tak heran bila banyak kita jumpai blog-blog yang memiliki ikatan komunitas akan menuai komentar-komentar pada postingan-postingannya yang sifatnya personal.

Pada komunitas BBC hal itu lebih sedikit terjadi, BBC lebih aktif dimilis untuk komunikasi semacam itu. Ketua BBC bapak Anton Muhajir akan bisa menjelaskan hal ini dengan lebih baik saya rasa.

Setelah wawancara usai lalu kami turun makan dan bertemu dengan anggota BBC yang Dian Aryanti, Yoskebe dan Brokencode. Di arena makan saya bertemu dengan banyak blogger yang sudah saya kenal sebelumnya seperti Riyogarta, Kang Tutur, Eko Juniarto dan Priyadi.

Saya nyangkut dari satu blogger ke blogger yang lain sampai tas bingkisan pestablogger saya ketinggalan, padahal disitu ada titipan baju kaos pestablogger dari dua temen blogger dikampus (Irwan Suprayitno dan Anto Junanto) yang tak bisa hadir.

Waduh lumayan nih, 65 rb kali 2 terancam hilang begitu saja. Dalam rangka mencari tas yang hilang tersebut saya ngider, dan tentu saja sambil mencari-cari tas tak lupa juga untuk melihat-lihat yang bening bening di berbagai stand yang ada.

Tapi untung, rupanya Dian dan Fenny sempat mengamankan tas tersebut setelah dikonfirmasi oleh Bang Yoskebe.

Tiba sesi breakout, kami BBC sepakat untuk ikut sesinya Pak Nukman Lutfie tentang membangun personal brand melalui blog.

Menurut Pak Nukman sebuah blog tidak banyak membantu membangun personal brand kita kalau pengunjung dan pembaca blog kita hanya sekitar temen temen kita saja.

Komentarnya juga seperi chating saja. Blog yang banyak membantu membangun personal brand kita adalah blog yang selalu dihadiri oleh orang orang baru yang antusias pada tulisan kita dan kemudian mengingat brand kita.

Beliau memberi ilustrasi betapa sebuah brand yang berhasil itu sangat powerfull. Kita tak perlu menulis nama kita pada nametag karena orang orang sudah bisa mengenali tanpa harus membaca. Berbagai kesempatan akan datang dengan sendirinya karena brand kita yang kuat.

Sebelumnya saya menyempatkan diri memperkenalkan diri pada Pak Nukman. Namun karena personal brand saya belum begitu kuat maka Pak Nukman perlu mengeryitkan dahi untuk mengingat ngingat siapa saya.

Well… saya harus bangun brand saya dengan sungguh sungguh agar dikemudian hari Pak Nukmanlah yang datang pada saya… hehehe

Selesai sesi breakout, tiba sesi snack. Ternyata snacknya jauh lebih nikmat ketimbang makan siang tadi. Entah kenapa saya lebih suka makan snacknya. Sudah agak sore dan kelihatnnya para peserta sudah banyak yang lelah.

Panitia berkali kali mengingatkan agar tidak langsung pulang karena ada sesi doorprize yang layak untuk ditunggu. Mulai dari Ipod, PC HP, hingga Notebook.

Karena lelah tidak heran banyak yang tertidur, tidak terkecuali teman saya Fenny. Duh kasihan bener liat dia tidur. Karena tidak tega akhirnya saya foto dia :-)

Rupanya Fenny tidak sendiri banyak saya lihat yang tertidur dan jadi obyek foto temen temennya.

Tidak hanya para blogger, para wartawan juga dan kru panitia juga banyak yang tertidur. Bahkan lebih dari sekedar obyek foto tapi dikerjain :-)

Menunggu doorprize memang melelahkan. Diperparah lagi dengan si Joana centil itu membaca nomor undian dengan cara terbata bata, sangat menjatuhkan mental :-)

Ada seorang blogger yang menang dua kali, sungguh beruntung blogger ini. Sungguhpun demikian para blogger tak beranjak.

Entah hadiah itu sangat diharapkan atau memang masih ingin kumpul. Walaupun harus berbaring karena lelah dan nomor tak kunjung dipanggil.

Sesi pembagian hadiah diselingi dengan sesi semacam rangkuman sesi breakout. Pertama adalah sesi “Mari Jadi Blogger yang Kreatif” yang dilaporkan oleh salah satu perserta. Saya tidak ikut sesi itu tapi sekilas ada yang aneh.

Apakah karena yang menyampaikan kurang cermat sehingga terjadi mispersepsi tentang menjadi blogger yang kreatif. Disampaikan bahwa postingan yang kreatif seperti judulnya… “mau cari foto bejat *****?”.

Saya sering liat judul judul yang semacam itu di top-posting-hari-ini di WordPress. Tapi itu cuma judulnya saja dan isinya tidak benar benar menceritakan judulnya.

Lagipula apakah itu yang dimaksud kreatif dalam sesi itu, saya tidak tahu, yang jelas reaksi dari para blogger pada saat itu adalah teriakan… huuuuuuuu

Sesi jeda ini benar benar membuat para blogger tambah lelah, banyak yang merebahkan diri dan banyak juga yang saya lihat sudah pulang. Untunglah ada Maylaffayza yang tampil menghibur kita semua dengan penampilannya yang luar biasa. Para blogger menjadi segar kembali.

Terakhir adalah sesi foto foto bersama antar para komunitas. Terutama komunitas yang seru dan rame, mereka naik ke atas panggung dan berfoto bersama.

Kelelahan sejak pagi seakan hilang ditelan keceriaan. Masih banyak sebenarnya kejadian menarik di pestablogger ini yang tidak terceritakan seperti foto kontes, ada live band dan berbagai stand dari sponsor.

Silahkan kunjungi repository ceriat cerita pestblogger dari perspektif yang berbeda di situs pestablogger.com.

Tulisan saya ini sebatas yang saya ingat dan apabila ada yang terlupakan, tidak akurat atau tidak berkenan saya mohon maaf.

Semua foto foto pada postingan ini diambil dari flickr dengan tag pb2008 yang saya ambil dari situs pestablogger.cybergl.co.id.

Saya tidak sempat meminta ijin satu persatu untuk para pemilik foto tersebut. Bagi para pemilik foto foto tersebut silahkan ngaku saja lewat komentar :-)

Semoga tahun depan blogger tambah banyak dan tambah berkualitas sebagai agen perubahan bangsa.

& Komentar


Tinggalkan Balasan