Masukan dari Juli 2008

Juli 24, 2008

Presenter Berita Televisi

Bagi yang lahir tahun 70an pasti mengalami masa dimana TVRI masih satu satunya stasiun televisi. Remaja ditahun 80an tidak memiliki banyak pilihan.
Berita adalah konsumsi orang tua yang mau tidak mau ditonton juga. Sehingga saya masih ingat Anita Rachman, Ussy Karundeng, Max Sopacua, Idrus, Hasan Ashari Oramahe, Inke Maris, Sambas Mangundikarta dan favorit ayah saya, Sazli [...]

Juli 21, 2008

What Do You Want From Me?

What do you want from me?
Do you want my script?
Just download it, I still have it on my server.
Do you want my pictures?
Copy to your flashdisk, I still have my copy.
Do you want my money?
Take it, I still can earn some more.
Do you want my help?
Be my guest, I still have plenty of time.
Do you [...]

Juli 15, 2008

Bikin Blog Lagi

Baru bikin blog lagi…
wibi.blogdetik.com
tempat ngejunk ajah tiap hari..
belum punya yang buat ngejunk soalnya
dulu rencananya di multiply tapi rada berat
kebetulan detik lokal jadi ringan buat ngejunk

Juli 11, 2008

Putri Raemawasti

Berita di Detik:
Kamis (10/7/2008) ini tim dari YPI berangkat ke Vietnam. Tim tersebut akan mencari tahu mengapa Putri memutuskan mengenakan baju renang two pieces di babak penilaian awal. Final Miss Universe rencananya digelar 14 Juli 2008
Janjinya sih menolak berbikini, tapi sekarang…
Mending kans untuk menang meningkat, tapi nyatanya susah juga untuk menang. Soal strategi? boro-boro, kan [...]

Juli 2, 2008

Anda Mendukung Obama?

Capres Amerika paling hot dalam sejarah mungkin adalah Obama. Menuai dukungan dibanyak negara karena diharapkan bisa membawa perubahan pada Amerika dan dunia. Ditanah airpun pendukunganya luar biasa. Perlukah itu semua? memang perubahan pasti terjadi bila Obama terpilih menjadi Presiden Amerika. Tapi apakah keuntungan buat Indonesia bisa diupayakan?
Menonton pidato Obama di AIPAC (American Israel Public Affairs [...]

Juli 1, 2008

Puisi Untuk Bapak

Seorang teman yang akan menikah dibulan Juli mendapati Bapaknya sedang sakit. Namanya  Dila. Ditengah kesedihannya dia menulis puisi untuk Bapaknya yang membuat saya ingin pulang dan memeluk Bapak saya, walaupun nanti dia akan tanya, ini ada apa sebenarnya…
Berikut puisinya:
Bapak…
Kenapa wajahmu pucat
Dan tanganmu begitu dingin
Tak sehangat dahulu
Bapak
Kenapa wajahmu penuh kerutan?
Lelahkah kau akan hidup ini?
Namun mengapa senyummu [...]